SISWA : ANTI NARKOBA

Kategori Berita

Robiansyah - Sabtu,20 Oktober 2018


    A N T I       N A R K O B A   

Siswa : Vanes Tian Satya

Kelas : 10.RPL


 

Halo guys apakah kalian tau itu narkoba? 

                    Narkoba  itu adalah singkatan dari narkotika dan obat yang sangat berbahaya, ada istilah lain narkoba yang diperkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia adalah napza itu nama lain   dan informasiya  juga narkotika, psikotropika, dan zat adiktif. Jadi semua zat mempunyai resiko yang cukup membikin kecanduan guys. 

                    Menurut pakar kesehatan narkoba sebenarnya psikotropika itu buat dipakai untuk membius pasien saat hendak dioperasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. Namun kali ini pemanfaatannya disalah gunakan diantaranya dengan pemakaian yang telah diluar batas dosis / over dossis. Jadi kita tidak boleh menyalah gunakan guys nanti over dosis. 

 

                    Narkoba atau NAPZA bahan zat yang bila masuk ke dalam tubuh akan mempengaruhi tubuh terutama susunan syaraf pusat otak sehingga jika disalahgunakan akan menyebabkan gangguan fisik, psikis (jiwa)dan fungsi sosial. Karena itu Pemerintah memberlakukan Undang-undang (UU) untuk penyalahgunaan narkoba yaitu UU No.5 tahun 1997 tentang Psikotropika dan UU No.22 tahun 1997 tentang Narkotika.
jadi itu adalah UUD tentang narkotika  jadi kita bakal kena hukum bilamemakainya. 

Apakah penyebaran narkoba dikalangan anak dan remaja? 

                    ‌ Anak-anak dan Remaja sekarang banyak yang mengunakan sampai tak bisa dicegah sampai orang dewasa pun mengunakannya. Mengingat hampir seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapat narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Misalnya saja dari bandar narkoba yang senang mencari mangsa didaerah sekolah, diskotik, tempat pelacuran, dan tempat-tempat perkumpulan genk. Tentu saja hal ini bisa membuat para orang tua, ormas,pemerintah khawatir akan penyebaran narkoba yang begitu meraja rela. Jadi harus berhati - hati guys. 

                    Upaya pemberantas narkoba pun sudah sering dilakukan namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan narkoba dari kalangan remaja maupun dewasa, bahkan anak-anak usia SD dan SMP pun banyak yang terjerumus narkoba. Hingga saat ini upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba pada anak-anak yaitu dari pendidikan keluarga. Orang tua diharapkan dapat mengawasi dan mendidik anaknya untuk selalu menjauhi Narkoba. 
Nah guys harus selalu mendidik jika yang udah mempunyai keluarga biar tidak terkena narkotika. 

                                        Menurut kesepakatan Convention on the Rights of the Child (CRC) yang juga disepakati Indonesia pada tahun 1989, setiap anak berhak  mendapatkan informasi tentang kesehatan reproduksi (termasuk HIV/AIDS dan narkoba) dan dilindungi secara fisik maupun mental.
                    Namun beda dengan realita yang terjadi saat ini bertentangan dengan kesepakatan tersebut, sudah ditemukan anak usia 7 tahun sudah ada yang mengkonsumsi narkoba jenis inhalan (uap yang dihirup). Anak usia 8 tahun sudah memakai ganja, lalu di usia 10 tahun, anak-anak menggunakan narkoba dari beragam jenis, seperti inhalan, ganja, heroin, morfin, ekstasi, dan sebagainya (riset BNN bekerja sama dengan Universitas Indonesia).

                    Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN), kasus pemakaian narkoba oleh pelaku dengan tingkat pendidikan SD hingga tahun 2007 berjumlah 12.305. Data ini begitu mengkhawatirkan karena seiring dengan meningkatnya kasus narkoba (khususnya di kalangan usia muda dan anak-anak, penyebaran HIV/AIDS semakin meningkat dan mengancam.)Penyebaran narkoba menjadi makin mudah karena anak SD juga sudah mulai mencoba-coba mengisap rokok. Tidak jarang para pengedar narkoba menyusup zat-zat adiktif (zat yang menimbulkan efek kecanduan) ke dalam lintingan tembakaunya.

jadi guys jangan sekali-kali

                    Kalian merokok di depan anak jika kalian merokok di depan anak dan tidak bilang jangan merokok ke anak kalian, maka anak kalian akan ikutan merokok jadi jangan pernah merokok didepan anak anda jadi cukup anda saja yang merasakan jangan anak anda juga ikutan ok guys wink

                    Hal ini menegaskan bahwa saat ini perlindungan anak dari bahaya narkoba masih belum cukup efektif. Walaupun pemerintah dalam UU Perlindungan Anak nomor 23 tahun 2002 dalam pasal 20 sudah menyatakan bahwa Negara, pemerintah, masyarakat, keluarga, dan orang tua berkewajiban dan bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan perlindungan anak (lihat lebih lengkap di UU Perlindungan Anak). Namun perlindungan anak dari narkoba masih jauh dari harapan.
‌maka Anak-anak membutuhkan informasi, strategi, dan kemampuan untuk mencegah mereka dari bahaya narkoba atau juga mengurangi dampak dari bahaya narkoba dari pemakaian narkoba dari orang lain. Salah satu upaya dalam penanggulangan bahaya narkoba adalah dengan melakukan program yang menitik beratkan pada anak usia sekolah (school-going age oriented).

                    Di Indonesia, perkembangan pencandu narkoba semakin pesat. Para pencandu narkoba itu pada umumnya berusia antara 11 sampai 24 tahun. Artinya usia tersebut ialah usia produktif atau usia pelajar karena mereka akan mengenal apa itu pergaulan, apalagi ketika pelajar tersebut bergabung ke dalam lingkungan orang-orang yang sudah menjadi pencandu narkoba. Awalnya mencoba, lalu kemudian mengalami ketergantungan. 
Jadi pemakaian narkoba itu sesuai orang yang memakainya mereka bisa menghindarinya atau tidak. 

Dampak negatif penyalahgunaan narkoba terhadap anak atau remaja (pelajar) adalah sebagai berikut guys: 

1. Perubahan dalam sikap 
2. perangai 
3. kepribadian,
‌4. sering membolos
5. menurunnya kedisiplinan
6. nilai-nilai pelajaran
‌7. Menjadi mudah tersinggung
8. cepat marah
‌9. Sering menguap
10. mengantuk
11. malas
‌12. tidak memedulikan kesehatan diri
13. Suka mencuri untuk membeli narkoba
14. Menyebabkan Kegilaan
15. Pranoid 
16. bahkan Kematian !

Jadi saya tidak tau dampak positifnya apa surprise 

                    Upaya pencegahan terhadap penyebaran narkoba di kalangan pelajar, sudah  menjadi tanggung jawab kita bersama. Dalam hal ini semua pihak termasuk orang tua, guru, dan masyarakat harus turut berperan aktif dalam mewaspadai ancaman narkoba terhadap anak-anak kita.

Ada tiga hal yang harus diperhatikan guys ketika melakukan program anti narkoba di sekolah sebagai berikut: 

                    Yang pertama adalah dengan mengikutsertakan keluarga. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa sikap orangtua memegang peranan penting dalam membentuk keyakinan akan penggunaan narkoba pada anak-anak. Strategi untuk mengubah sikap keluarga terhadap penggunaan narkoba termasuk memperbaiki pola asuh orangtua dalam rangka menciptakan komunikasi dan lingkungan yang lebih baik di rumah. Kelompok dukungan dari orangtua merupakan model intervensi yang sering digunakan.

                    Yang Kedua adalah dengan menekankan secara jelas kebijakan tidak pada narkoba. Mengirimkan pesan yang jelas tidak menggunakan membutuhkan konsistensi sekolah-sekolah untuk menjelaskan bahwa narkoba itu salah dan mendorong kegiatan-kegiatan anti narkoba di sekolah. Untuk anak sekolah harus diberikan penjelasan yang terus-menerus diulang bahwa narkoba tidak hanya membahayakan kesehatan fisik dan emosi namun juga kesempatan mereka untuk bisa terus belajar, mengoptimalkan potensi akademik dan kehidupan yang layak.

                    Terakhir, meningkatkan kepercayaan antara orang dewasa dan anak-anak. Pendekatan ini mempromosikan kesempatan yang lebih besar bagi interaksi personal antara orang dewasa dan remaja, dengan demikian mendorong orang dewasa menjadi model yang lebih berpengaruh.

                    Maka sebab itu pendidik, pengajar, dan orang tua, harus sigap serta waspada, akan bahaya narkoba yang sewaktu-waktu dapat menjerat anak-anak sendiri. Dengan berbagai upaya tersebut di atas, mari kita jaga dan awasi anak didik dari bahaya narkoba tersebut, sehingga harapan untuk menelurkan generasi yang cerdas dan tangguh di masa yang akan datang dapat terealisasikan dengan baik dan satu lagi jika kata-kata disini ada yang salah mohon maaf atas kesalahan saya. 

https://nasional.sindonews.com/newsread/1001894/13/hukuman-penyalahguna-narkoba-pidana-atau-rehabilitasi-1431806832

https://www.hipwee.com/opini/globalisasi-permudah-masuknya-narkoba-di-indonesia/

https://ruhanafm93mhz.wordpress.com/artikel-narkoba/

http://www.bnn.go.id/

 

 

 

 

Berita Terbaru

Arsip Berita

Video Terbaru

Arsip Artikel